Pabrik Aspal Pertama di Bondowoso
Proyek Asphalt Mixing Plant (AMP) 60 TPH untuk pembangunan infrastruktur daerah 2026–2030.
- Jenis Usaha: Asphalt Mixing Plant (AMP)
- Kapasitas Produksi: 60 Ton per Jam (60 TPH)
- Lokasi: Bondowoso
- Start Operasional: Juli 2026
- Demand didukung RPJMD daerah, Periode 2026 – 2030.
Daya Tarik Investasi
Sebagai Yang Pertama
satu-satunya fasilitas AMP aktif di Kabupaten Bondowoso, proyek ini memegang kendali penuh dalam mengisi celah suplai aspal hotmix untuk kebutuhan infrastruktur pemerintahan manapun.
Model Profit Agresif
Menawarkan skema pembagian hasil yang sangat menguntungkan: dengan estimasi distribusi profit sebesar Rp100 juta per slot setiap tahun selama masa kontrak 5 tahun.
BEP Yang Cepat
Didukung proyeksi volume produksi yang matang sebesar 186.798 ton, investasi ini dirancang dengan target pengembalian modal (break-even point) yang terukur dan relatif singkat, yakni pada tahun ke-3.
Model dan Proyeksi Keuangan
Total modal Rp 15 Miliar terbagi dalam 30 slot. Setiap slot Rp 500 Juta. Distrubsi profit Rp 100 Juta/Tahun selama 5 tahun.
Total Return per Slot RP 1.000.000.000
IRR (Internal Rate Of Return) 53,55%
Proyeksi Volume & Revenue (5 Tahun)
Penggunaan Dana (CAPEX)
Pembagian Alokasi Dana
Konteks Market
Belanja infrastruktur daerah Bondowoso diproyeksikan tumbuh signifikan dari tahun ke tahun.
Rp 48,9 M
Rp 103,9 M
18,61%
Gap Suplai: Tidak ada AMP aktif di Bondowoso saat ini.
Resiko & Mitigasi
Ketergantungan Bitumen
Mitigasi: Menjalin kemitraan rantai pasokan nasional untuk menstabilkan harga bahan baku.
Perizinan & Tender
Mitigasi: Proses perizinan disiapkan sejak awal (Q1 2026) oleh tim legal internal.
Resiko Capex
Mitigasi: Struktur slot investor + alokasi Buffer Cash Rp 1 Miliar mengamankan operasional.
Legal & Governance
Transparansi penuh dengan laporan operasional dan distribusi profit berkala. Semua aktivitas berada dalam koridor regulasi sektor yang berlaku.
