AMP Bondowoso

Proyek AMP (Asphalt Mixing Plant) pertama di Kabupaten Bondowoso dengan kapasitas 60 TPH untuk memenuhi permintaan aspal hotmix dari proyek pemerintah dan swasta selama periode 2026–2031. Proyek ini menawarkan struktur pembagian profit yang agresif bagi investor dengan IRR 53,55%, distribusi profit tahunan, horizon investasi 5 tahun, dan potensi exit yang terukur.

0 %

Alokasi investasi telah terisi

Sebagian besar alokasi telah terisi oleh investor yang melihat potensi proyek ini dalam menangkap permintaan aspal di daerah.

B

AMP Bondowoso

Infrastruktur Jalan

PROYEKSI ROI 92%
IRR 45%
BEP Tahun 3
STATUS Open
65% terdanai dari Rp 15 M

Daya Tarik Investasi

Sebagai Yang Pertama

satu-satunya fasilitas AMP aktif di Kabupaten Bondowoso, proyek ini memegang kendali penuh dalam mengisi celah suplai aspal hotmix untuk kebutuhan infrastruktur pemerintahan manapun.

Model Profit Agresif

Menawarkan skema pembagian hasil yang sangat menguntungkan: 90% Investor / 10% Pengelola, dengan estimasi distribusi profit sebesar Rp100 juta per slot setiap tahun selama masa kontrak 5 tahun.

BEP Yang Cepat

Didukung proyeksi volume produksi yang matang sebesar 186.798 ton, investasi ini dirancang dengan target pengembalian modal (break-even point) yang terukur dan relatif singkat, yakni pada tahun ke-3.

Model dan Proyeksi Keuangan

Total modal Rp 15 Miliar terbagi dalam 30 slot. Setiap slot Rp 500 Juta. Distrubsi profit Rp 100 Juta/Tahun selama 5 tahun.

Total Return per Slot RP 1.000.000.000

IRR (Internal Rate Of Return) 53,55%

Profit Share Model 90% : 10%

Proyeksi Volume & Revenue (5 Tahun)

Revenue (Miliar)
Profit (Miliar)

Penggunaan Dana (CAPEX)

Mesin
Infrastruktur
Peralatan
Modal Kerja
Perizinan

Pembagian Alokasi Dana

Pengadaan Mesin
25%
Infrastruktur Pabrik
22.8%
Peralatan Pendukung
17.8%
Modal Kerja & Buffer
22.1%
Perizinan & Utilitas
12.3%

Konteks Market

Belanja infrastruktur daerah Bondowoso diproyeksikan tumbuh signifikan dari tahun ke tahun.

2026 (APBD)
Rp 48,9 M
2030 (Target)
Rp 103,9 M
CAGR Pertumbuhan
18,61%

Gap Suplai: Tidak ada AMP aktif di Bondowoso saat ini.

Resiko & Mitigasi

Ketergantungan Bitumen

Mitigasi: Menjalin kemitraan rantai pasokan nasional untuk menstabilkan harga bahan baku.

Mitigasi: Proses perizinan disiapkan sejak awal (Q1 2026) oleh tim legal internal.

Mitigasi: Struktur slot investor + alokasi Buffer Cash Rp 1 Miliar mengamankan operasional.

Legal & Governance

Transparansi penuh dengan laporan operasional dan distribusi profit berkala. Semua aktivitas berada dalam koridor regulasi sektor yang berlaku.